Menteri Marwan: Dana Desa Akan Cair Pada Bulan April
Floresa.co – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan bahwa dana desa akan
dikucurkan pada bulan April. Menurutnya, dana tersebut akan dikeluarkan
secara bertahap dan pada tahap pertama dialokasi sebesar Rp 240 hingga
Rp 270 juta. Pemerintah mengalokasikan Rp 20 triliun pada anggaran 2015
bagi 74.000 desa.
“Masing desa mendapatkan Rp 1,4 miliar yang akan diberikan secara bertahap. Untuk tahap pertama, diberikan pada April sebesar Rp 240 hingga Rp 270 juta,” ujar Marwan Jafar di Kampung Cangkrang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Minggu (18/1/2014).
Dia mengharapkan agar insentif anggaran desa tersebut mampu dikelola secara transparan dan tepat sasaran untuk menunjang perekonomian di desa. Pemerintah, tegasnya akan membentuk tim guna memonitor sejauh mana penggunaan anggaran tersebut terserap.
“Bahkan, kami optimistis jika ke depannya, desa akan mampu tampil menjadi sentra-sentra baru pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Selain itu, untuk mendorong terciptanya Desa Mandiri, Marwan berharap setiap desa dapat mendirikan usaha desa yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Des).
“Dengan terbentuknya BUM Des akan menjadi sektor penting terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (TIN/Floresa)
“Masing desa mendapatkan Rp 1,4 miliar yang akan diberikan secara bertahap. Untuk tahap pertama, diberikan pada April sebesar Rp 240 hingga Rp 270 juta,” ujar Marwan Jafar di Kampung Cangkrang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Minggu (18/1/2014).
Dia mengharapkan agar insentif anggaran desa tersebut mampu dikelola secara transparan dan tepat sasaran untuk menunjang perekonomian di desa. Pemerintah, tegasnya akan membentuk tim guna memonitor sejauh mana penggunaan anggaran tersebut terserap.
“Bahkan, kami optimistis jika ke depannya, desa akan mampu tampil menjadi sentra-sentra baru pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Selain itu, untuk mendorong terciptanya Desa Mandiri, Marwan berharap setiap desa dapat mendirikan usaha desa yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUM Des).
“Dengan terbentuknya BUM Des akan menjadi sektor penting terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkasnya. (TIN/Floresa)
Buat Website, Cara Desa Cekaluju Adaptasi dengan Kemajuan Teknologi
Kepala Desa Cekaluju, Emanuel Sardi menegaskan, website ini menjadi salah satu media informasi pemerintahan desa dan juga warga desa dalam membahas isu-isu pembangunan, pemberdayaan dan potensi desa hingga sosial budaya Manggarai.
“Kiranya dengan adanya website ini, Desa Cekaluju semakin dikenal banyak pihak, baik terkait sosial budayanya, potensi desa dan inovasi desa,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Floresa.co awal pekan ini.
Sementara itu, menurut Ketua BPD Desa Cekaluju, Krispinus Helmon, website ini diharapakan bisa menjadi media informasi yang dapat diakses oleh pemerintah pusat, apalagi Presiden Joko Widodo memiliki visi emas untuk pembaruan desa.
Pantauan Floresa.co, website ini dengan alamat domain cekaluju.desa.id masih tampil dengan format sederhana, namun cukup banyak artikel yang sudah diterbitkan.
Mansuetos Darto, yang merancang website ini bersama dengan pekerja IT di Bogor Jawa Barat mengatakan, ide pembuatan website muncul dari diskusi kecil di tingkat kampung akan pentingnya arus informasi dan pembangunan jaringan desa dengan desa lain melalui teknologi tnformasi.
Untuk sementara, website ini akan dikelolah oleh warga asal Desa Cekaluju di Jakarta. Tetapi selanjutnya, warga desa akan dilatih dalam mengelola website.
“Pusat informasinya tetap dari kampung, kita hanya mengelola sementara. Model kerjanya sangat sederhana, di mana iInformasinya akan dikirim oleh warga desa baik melalui SMS berantai maupun melalui Facebook dan kita akan meng-input data ke dalam website”, kata Darto. (ARL/Floresa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar